• Minggu, 24 September 2023

Kontroversi Hwasa MAMAMOO, Dipanggil Polisi Gegara Aksi Tak Senonoh di Acara Kampus

- Selasa, 19 September 2023 | 07:10 WIB
Ilustrasi - Kontroversi Hwasa MAMAMOO. (Kolase foto Instagram/@_mariahwasa)
Ilustrasi - Kontroversi Hwasa MAMAMOO. (Kolase foto Instagram/@_mariahwasa)

BICARANETWORK.COMKontroversi Hwasa MAMAMOO yang dipanggil polisi gara-gara aksi tak senonohnya saat tampil di acara kampus.

Sebelumnya Hwasa MAMAMOO diketahui telah melakukan aksi yang kurang sopan saat dirinya tampil di sebuah festival universitas.

Kantor Polisi Seongdong Seoul mengungkapkan bahwa pada hari Minggu 10 September 2023 mereka memanggil Hwasa MAMAMOO untuk melakukan sejumlah penyelidikan.

Penyelidikan tersebut terkait dengan penampilan kontroversial yang dilakukan Hwasa MAMAMOO di Universitas Sungkyunkwan.

Pihak kepolisian bermaksud untuk menanyakan tentang latar belakang dari aksi Hwasa MAMAMOO yang menuai kontroversi tersebut.

Baca Juga: Olivia Rodrigo Rilis MV 'Get Him Back', Bisa-bisanya Direkam Pakai iPhone 15 Pro!

Hwasa sempat dituduh melakukan tindakan tidak sopan oleh Aliansi Perlindungan Hak Asasi Manusia Orang Tua Siswa.

Organisasi tersebut menyatakan bahwa penampilan Hwasa di festival universitas telah menyinggung perasaan penonton lantaran koreografinya yang di luar konteks.

Hwasa MAMAMOO dianggap telah membuat malu publik yang menyaksikannya karena aksinya seolah mengingatkan pada hubungan seksual yang menyimpang. Hal itu tidak dapat digambarkan sebagai penampilan yang artistik.

Pada bulan Mei, Hwasa MAMAMOO tampil di atas panggung Universitas Sungkyunkwan untuk melakukan syuting program tvN Dancer's Wanderlust.

Baca Juga: Sinopsis Han River Police, Drakor yang Baru Tayang Langsung Bikin Ngakak!

Namun saat ia menyanyikan lagu ‘Don't Give Up’ tiba-tiba saja ia menjilat tangan dan menyentuh bagian tubuhnya hingga memicu kontroversi.

Kabarnya aksi tak senonoh tersebut dikategorikan sebagai kejahatan pencabulan dalam pertunjukkan.

Akibatnya ia bisa mendapat hukuman hingga satu tahun penjara atau dikenakan denda sebesar 5 juta won.

Halaman:

Editor: Nur Fitriyani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X