• Kamis, 8 Desember 2022

Usai 'Ngeprak' Polisi Soal Laporan KDRT Palsu, Paula Verhoeven dan Baim Wong Terancam Sanksi Penjara

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 09:40 WIB
Paula Verhoeven dan Baim Wong meminta maaf atas perbuatan mereka yang melakukan 'prank' kepada polisi demi konten. (Tangkapan layar instagram.com/baimwong)
Paula Verhoeven dan Baim Wong meminta maaf atas perbuatan mereka yang melakukan 'prank' kepada polisi demi konten. (Tangkapan layar instagram.com/baimwong)

bicaranetwork.com - Paula Verhoeven dan Baim Wong terancam sanksi penjara akibat ulah mereka yang melakukan 'prank' kepada pihak kepolisian.

Paula Verhoeven pada Sabtu (1/10) lalu menyampaikan pengaduan palsu soal tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kepada Polsek Kebayoran Lama.

'Prank' tersebut dilakukan oleh Paula Verhoeven dan Baim Wong demi membuat konten YouTube untuk kanal mereka berdua.

Baca Juga: Timnas Indonesia Awali Grup B dengan Hancurkan Guam 14-0

“Sabtu tanggal satu lebih kurang jam 4 sore, datang Paula mau bikin laporan tentang KDRT, ternyata laporannya buat konten Baim, ternyata prank,” kata Kepala Kepolisian Sektor Kebayoran Lama Komisaris Polisi Febriman melalui saluran telepon, Senin (3/10).

Meskipun saat itu belum dibuat laporan, akan tetapi Paula sempat menceritakan kronologis KDRT kepada petugas.

Febriman menjelaskan setiap laporan masyarakat harus ditindaklanjuti sesuai dengan standar operasi prosedur (SOP) polisi, sehingga dia menyayangkan bahwa kejadian tersebut demi konten semata.

Baca Juga: Ini Tanggapan Presiden PKS Usai NasDem Lebih Awal Deklarasikan Usung Anies Baswedan Jadi Capres 2024

Menurut dia, saat ini sudah ada pelaporan oleh Sahabat Polisi sebagai pembelajaran hukum sehingga tidak ada lagi pelecehan terhadap institusi pemerintah dalam hal ini kepolisian.

Halaman:

Editor: Nur Fitriyani

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X