• Kamis, 6 Oktober 2022

Indonesia-Arab Saudi Sepakati Integrasi Sistem PMI

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:35 WIB
Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia Ida Fauziyah (kiri) mengantar Wakil Menteri Sumber Daya Manusia dan Pengembangan Sosial Arab Saudi Abdullah bin Nasser Abuthnain (kanan) ke luar ruangan selepas menyaksikan penandatanganan perjanjian aturan teknis (technical meeting). (ANTARA/Genta Tenri Mawangi)
Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia Ida Fauziyah (kiri) mengantar Wakil Menteri Sumber Daya Manusia dan Pengembangan Sosial Arab Saudi Abdullah bin Nasser Abuthnain (kanan) ke luar ruangan selepas menyaksikan penandatanganan perjanjian aturan teknis (technical meeting). (ANTARA/Genta Tenri Mawangi)

bicaranetwork.com - Pemerintah Indonesia menyepakati aturan teknis (technical arrangement) integrasi sistem penerimaan dan penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) dengan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi sehingga nantinya proses penempatan pekerja dapat dilakukan lewat satu kanal/satu pintu (one channel system).

Kesepakatan integrasi sistem PMI tersebut merupakan pembaruan dari perjanjian sebelumnya dan menjadi pijakan bagi Indonesia-Arab Saudi untuk menyatukan sistem kerja aplikasi MUSANED (aplikasi pasar kerja Arab Saudi) dan Siap Kerja (sistem pasar kerja Indonesia).

“Kedua menteri sepakat mempercepat proses pengembangan dan integrasi sistem Indonesia (PMI) dan Arab Saudi untuk pilot project (proyek rintisan) one channel system, serta kami sepakat membuat joint task force (satuan tugas bersama) yang terdiri atas pejabat terkait dua negara,” ucap Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Republik Indonesia Ida Fauziyah selepas menyaksikan upacara penandatangan kesepakatan di Kuta, Badung, Bali, Kamis.

Baca Juga: Panitia Munas Buka Pendaftaran Calon Ketua Umum Hipmi

Kesepakatan yang berisi sejumlah pembaruan aturan teknis untuk integrasi sistem satu kanal penerimaan PMI ke Arab Saudi dan resmi berlaku setelah diteken oleh Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kemenaker RI Suhartono dan Deputi Bidang Hubungan Internasional Kementerian SDM dan Pengembangan Sosial Kerajaan Arab Saudi Adnan Alnuaim di Bali, Kamis.

Kegiatan itu disaksikan langsung oleh Menaker RI Ida Fauziyah dan Wakil Menteri Sumber Daya Manusia dan Pengembangan Sosial Arab Saudi Abdullah bin Nasser Abuthnain.

Dalam sambutan bersama Indonesia dan Arab Saudi, Ida menjelaskan penggunaan sistem satu kanal itu nantinya akan dicoba di tujuh daerah di Arab Saudi, yaitu di Mekkah, Jeddah, Riyadh, Madinah, Dammam, Dahran, dan Khobar.

Baca Juga: Ridwan Kamil: Pemprov Jabar Canangkan Jabar Urban Farming Mulai 19 Agustus

Ia menyampaikan tim IT yang mengurus aplikasi dari dua negara juga telah bertemu pada Ahad (9/8), dan menyepakati alur kerja (business process) sehingga MUSANED dan Siap Kerja dapat segera terintegrasi.

Halaman:

Editor: Muhammad Rodhi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

NasDem Resmi Usung Anies Baswedan Jadi Capres 2024

Senin, 3 Oktober 2022 | 13:46 WIB

Lokasi SIM Keliling di Jakarta Hari Ini

Senin, 3 Oktober 2022 | 09:35 WIB
X