• Kamis, 8 Desember 2022

Papera Deklarasikan Dukung Prabowo Subianto Jadi Capres 2024

- Sabtu, 1 Oktober 2022 | 22:25 WIB
Arsip - Menhan Prabowo Subianto memberi salam usai mengikuti rapat Paripurna pembukaan masa persidangan I DPR tahun sidang 2022-2023 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2022). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja )
Arsip - Menhan Prabowo Subianto memberi salam usai mengikuti rapat Paripurna pembukaan masa persidangan I DPR tahun sidang 2022-2023 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2022). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja )

bicaranetwork.com - Komunitas pedagang dari 29 kabupaten/kota di Provinsi Papua yang tergabung dalam Pedagang Pejuang Indonesia Raya atau Papera mendeklarasikan dukungan kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada Pemilu 2024.

"Kami yakin Bapak Prabowo bisa melanjutkan program Presiden Jokowi untuk pembangunan di wilayah Papua. Apalagi beliau pernah memimpin organisasi yang membela kepentingan pedagang pasar beberapa tahun yang lalu," Kata ketua Relawan Papera Wilayah Papua Erdi Dabi dalam keterangannya diterima di Jakarta, Sabtu.

Ia menilai Prabowo paling layak dan mampu melanjutkan program-program kerakyatan di tanah Papua, khususnya percepatan pembangunan infrastruktur Trans Papua yang sangat berdampak pada penyediaan kebutuhan pokok masyarakat dengan harga yang terjangkau.

 

"Prabowo juga kita nilai sangat komitmen terhadap nasib pedagang pasar dan kita yakin pembangunan infrastruktur jalur Trans Papua akan terus dilanjutkan untuk membantu menurunkan harga harga kebutuhan pokok di Papua, khususnya di daerah pegunungan," katanya menegaskan.

Erdi menuturkan saat ini harga kebutuhan pokok di Indonesia Timur, khususnya di Papua dan Papua Barat, belum merata.

Untuk itu, para pedagang pasar di Papua yakin hanya Prabowo Subianto yang bisa berkomitmen mengawal kepentingan Presiden Jokowi dalam mempercepat penyelesaian jalan Trans Papua agar bisa memangkas biaya logistik.

 

Keterbatasan akses menuju beberapa wilayah di Papua menjadi salah satu persoalan biaya logistik mahal sehingga berujung pada tingginya harga kebutuhan pokok.

Halaman:

Editor: Nur Fitriyani

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Gempa Terkini, Sukabumi Diguncang Gempa Magnitudo 5,8

Kamis, 8 Desember 2022 | 08:33 WIB

BMKG Catat 40 Gempa Susulan di Jember

Selasa, 6 Desember 2022 | 21:09 WIB
X