Dinkes: 70 Persen Warga DKI Sudah Vaksinasi COVID-19 Booster

- Selasa, 22 November 2022 | 21:57 WIB
Tangkapan layar - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia dalam Talkshow bertajuk “Kesiapan Fasilitas Kesehatan di Jakarta: RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Tetap Terima Pasien COVID-19” diikuti di Jakarta, Selasa (22/11/2022). (ANTARA/Rizka Khaerunnisa)
Tangkapan layar - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia dalam Talkshow bertajuk “Kesiapan Fasilitas Kesehatan di Jakarta: RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Tetap Terima Pasien COVID-19” diikuti di Jakarta, Selasa (22/11/2022). (ANTARA/Rizka Khaerunnisa)

bicaranetwork.com - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan cakupan vaksinasi COVID-19 booster atau dosis ketiga di DKI Jakarta mencapai angka 70 persen.

“Kita sudah memberikan vaksinasi kepada 5,2 juta (orang di DKI Jakarta). Padahal sudah ada 10,8 juta orang yang sudah pernah mendapat layanan vaksinasi dosis kedua,” kata Dinkes dalam “talkshow” yang disiarkan oleh BNPB Indonesia secara virtual diikuti di Jakarta pada Selasa.

Khusus pada kelompok lanjut usia (lansia) di DKI Jakarta, Dinkes juga mengatakan cakupan vaksinasi booster pada kelompok tersebut mencapai 57 persen atau sekitar 431.000 warga lansia.

Baca Juga: Shin Panggil 28 Pemain TC Persiapan Piala AFF 2022

Dwi mengimbau masyarakat, terutama lansia, di DKI Jakarta dapat sesegera mungkin melengkapi dosis vaksin penguat di tempat terdekat.

Dia mengatakan bahwa layanan vaksinasi di Jakarta saat ini tersedia di banyak tempat, tidak hanya di fasilitas kesehatan, sehingga dapat lebih mudah dijangkau masyarakat.

“Di beberapa area yang banyak dihadiri masyarakat misalnya di beberapa taman, di beberapa event seperti event hari bebas kendaraan bermotor di hari Sabtu atau Minggu itu kita membuka juga layanan-layanan vaksinasi booster,” kata dia.

Baca Juga: Bupati Cianjur Prioritaskan Dana BTT Perbaiki Sekolah Rusak

Dengan vaksinasi dosis ketiga, Dwi mengingatkan vaksin tersebut bermanfaat untuk menjaga tingkat kekebalan tubuh terhadap virus COVID-19.

Dengan begitu, seandainya seseorang tertular COVID-19 maka diharapkan tidak bergejala berat, tidak perlu perawatan di rumah sakit, dan bisa menjalani isolasi mandiri dengan mudah dan ringan.

Secara umum, Dwi memandang bahwa vaksin COVID-19 dapat memberikan pengaruh terhadap pengurangan kejadian COVID-19 dengan risiko berat hingga risiko meninggal dunia.

Baca Juga: Tim Transisi IKN Bidik Sulawesi Potensial Suplai Logistik ke IKN

Menurut dia, kasus aktif COVID-19 di DKI Jakarta yang saat ini mencapai angka 22.500 dengan mayoritas bergejala ringan.

Bagi penderita yang baru didiagnosis terinfeksi COVID-19, Dwi mengatakan masyarakat bisa memanfaatkan layanan telemedisin yang sampai saat ini masih berjalan melalui call center di puskesmas domisili masing-masing di wilayah DKI Jakarta.

“Untuk akses obat, sekarang selain seperti biasa dapat diperoleh melalui bantuan jasa kurir, tetapi juga bisa diambil langsung oleh keluarga dari pasien yang menjalani isoman ke rumah sakit yang sudah ditetapkan untuk tempat pengambilan obatnya,” kata Dwi.***

Editor: Muhammad Rodhi

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BMKG Prediksi Hujan Petir Guyur Jakarta Siang Ini

Selasa, 7 Februari 2023 | 06:23 WIB

Ketua MPR Dorong Pengembangan Jalur Khusus Sepeda

Minggu, 5 Februari 2023 | 09:27 WIB

Pegawai Sudin KPKP Jaksel Alami Pembegalan di Ragunan

Selasa, 31 Januari 2023 | 10:54 WIB
X