Kolom Sultan Yohana - pelajaran hidup dari perempuan perkasa

- Rabu, 29 Desember 2021 | 13:16 WIB
Ilustrasi perempuan perkasa. (Pixabay)
Ilustrasi perempuan perkasa. (Pixabay)

Baca Juga: Rahasia bahagia dan kebahagiaan, renungkan beberapa kutipan terpilih ini

Tapi dia selalu tertawa-tawa. Bercanda tiada habisnya. Ia seperti tak hendak kalah oleh kesedihan. Dia benar-benar seorang perempuan yang sangat kuat.

Aku beruntung kenal dengannya. Kisah-kisah orang seperti dia, selalu bisa menjadi pengingat pada diriku sendiri. Jika dia saja bisa sekuat itu, masak aku ndak bisa?

Ya, aku memang sering berada dalam situasi serupa. Meski dengan masalah berbeda. Yang kadang, bahkan, tak tahu bagaimana mengatasinya.

Tapi, begitu banyak orang yang datang padaku, hanya untuk sekedar berbagi keluh-kesah mereka; membuktikan, aku di mata banyak orang, tidak punya masalah apa-apa./Hidup memang paradok.

Baca Juga: 4 humor yang dijamin bisa bikin Anda segar kembali, tapi yang nomor 1 jangan ditiru

Tapi, bukankah dunia berputar karena paradok? Untuk apa Anda begitu membenci jahat, jika itu memang harus ada, agar ada kebaikan? Untuk apa Anda begitu mencintai Jokowi, jika pada akhirnya Anda dikhianatinya? Tak perlu terlalu marah-marah, juga tak perlu terlalu gembira-gembira!

Kejahatan, kebaikan, Jokowi, HRS, Gus Dur, Elon Musk, pembalak liar, pengidap kanker, koruptor, pelacur, ustad, habib palsu, santri ngacengan, Bill Gates, Donald Trump, Eddie Vedder; semua itu memang harus ada. Agar Dunia terus berputar sebagaimana harusnya.***

Halaman:

Editor: Hasan Aspahani

Sumber: FB Sultan Yohana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Meluruskan Pemahaman Food Loss dan Food Waste

Selasa, 31 Januari 2023 | 10:38 WIB

Mitigasi Limbah Sisa Makanan di Indonesia

Kamis, 19 Januari 2023 | 13:43 WIB

Langkah Tepat Jokowi Tangani Krisis (Akses) Pangan

Selasa, 10 Januari 2023 | 15:37 WIB

Saatnya Jepang Menoleh Ke Eurasia

Jumat, 6 Januari 2023 | 21:47 WIB

Tantangan Profesionalisme Polri itu Bernama Integritas

Rabu, 21 September 2022 | 16:09 WIB

Kolom: Budaya kerja paruh waktu bocah-bocah Singapura

Kamis, 16 Desember 2021 | 16:55 WIB

Kolom: Apakah ada geng preman di Singapura?

Senin, 13 Desember 2021 | 17:01 WIB
X