• Kamis, 6 Oktober 2022

Harus Tahu! Nikmat Allah yang Paling Agung Adalah Iman dan Akal

- Sabtu, 13 Agustus 2022 | 21:51 WIB
Ilustrasi dari nikmat Allah yang paling agung adalah iman dan akal sehat. (Pexels/Pixabay)
Ilustrasi dari nikmat Allah yang paling agung adalah iman dan akal sehat. (Pexels/Pixabay)

bicaranetwork.com - Harus kita sadari bersama, bahwa setiap hal yang kita miliki di dunia ini merupakan nikmat Allah yang Ia berikan kepada seluruh hamba-Nya. Nikmat yang Allah berikan sangat beragam mulai dari nikmat yang sangat sederhana dan kecil seperti nikmat mendapatkan makanan lezat, hingga nikmat yang paling agung berupa iman dan akal.

Betapa banyak nikmat yang Allah berikan kepada manusia, di antaranya nikmat yang paling agung yakni iman dan akal, membuat nikmat tersebut sukar dan tidak mungkin bisa dihitung satu persatu, sebagaimana penjelasan yang dipaparkan dalam surat An-Nahl ayat 18:

وان تعدوا نعمة الله لا تحصوها

“Dan jika engkau menghitung nikmat Allah, maka engkau tidak akan mampu menghitungnya,”

Baca Juga: Doa Nabi Ibrahim dalam Alquran: Dijadikan Buah Tutur yang Baik bagi Manusia

Nikmat paling agung yang Allah anugerahkan kepada hamba-hamba pilihan-Nya ada dua yakni nikmat keimanan (iman) kepada-Nya sebagaimana telah disebutkan dan nikmat dikaruniai akal. Keduanya menjadi tolak ukur keberdayaan di dunia mapun di akhirat.

Nikmat iman dan akal adalah nikmat yang paling agung karena iman adalah kunci utama untuk mendapatkan keselamatan baik di dunia maupun di akhirat. Keselamatan di dunia maksudnya adalah keselamatan seseorang dari perbuatan dosa berupa menyekutukan Allah, dan selamat dari dosa-dosa lain berupa meninggalkan perintah Allah dan melakukan larangannya. adapun kebahagian di akhirat adalah kebahagiaan hidup kekal di surga bersama dengan para kekasih Allah.

Dalam Surat Hud terdapat penjelasan yang artinya “orang-orang yang beruntung akan kekal berada di dalam surga”, ayat tersebut menggambarkan bahwa surga adalah lambang keberuntungan, sebab surga adalah tempat baik yang kekal, tempat abadi tanpa kerusakan, tempat pengetahuan tanpa kebodohan, tempat kekayaan tanpa kefakiran, dan merupakan tempat kemampuan tanpa adanya kelemahan. (baca: Abu Muslim Al-Ashfahani, Adzzariaah Ila Makarimis Syariah). Keselamatan sebagaimana dalam ayat di atas tentu tidak dapat diperoleh kecuali dengan beriman kepada Allah.

Baca Juga: Doa Nabi Ibrahim dalam Alquran: Dimasukkan ke Golongan Orang Salih

Halaman:

Editor: Muhammad Rodhi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Doa Ketika Gempa Bumi, Arab Latin dan Artinya

Jumat, 14 Januari 2022 | 18:36 WIB

Lirik Lagu Opick - Taubat

Minggu, 9 Januari 2022 | 00:37 WIB

Antara hati dan keyakinan menurut ustaz Adi Hidayat

Senin, 3 Januari 2022 | 23:43 WIB
X